Tugas Kelompok- Struktur Organisasi
direktur utama adalah menjadi
koordinator, komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola, sekaligus
eksekutor dalam sebuah perusahaan. Disamping itu, tugas direktur adalah sebagai
berikut:
· Memimpin dan bertanggung jawab menjalankan perusahaan
· Bertanggung jawab terhadap kerugian yang mungkin dihadapi
perusahaan, pun bertanggung jawab terhadap keuntungan perusahaan
· Menentukan, merumuskan, dan memutuskan sebuah kebijakan dalam
perusahaan
· Merencanakan, mengembangkan dan mengelola berbagai sumber
pendapatan dan pembelanjaan kekayaan milik perusahaan
· Menyusun dan menetapkan berbagai strategi stategis untuk mencapai
visi dan misi perusahaan
· Mengkoordinasikan dan mengawasi semua kegiatan di perusahaan,
mulai bidang administrasi, kepegawaian hingga pengadaan barang
· Mengangkat dan memberhentikan karyawan perusahaan
· Menjadi perwakilan perusahaan dalam hubungannya dengan dunia luar
perusahaan
Wakil Direktur adalah melaksanakan
sebagian tugas
pokok Direktur Utama. Wakil Direktur
bertanggung jawab kepada Direktur
Utama. Wewenang dan tanggung jawab
Wakil Direktur adalah :
· Memimpin Direktorat dibawahnya, pengembangan, pelaksanaan dan
· pengendalian untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
· Berwenang untuk menetapkan kebijaksanaan yang hendak diberikan
· pada langganan, menetapkan harga jual dan sistem penjualan, serta
alat
· promosi.
· 19
· Berwenang untuk memutuskan bagaimana membantu mitra bisnis dalam
· mengelola sistem informasi
Direktur keuangan memiliki tugas yang
tidak jauh berbeda dengan direktur lainnya, hanya saja lingkup tugasnya
meliputi keuangan. Berikut kita bahas beberapa tugas direktur keuangan.
· Bertanggung jawab terhadap kinerja keuangan sebuah perusahaan
· Bertanggung jawab membuat laporan keuangan perusahaan
· Mengawasi laporan keuangan perusahaan
· Menyusun strategi dan meningkatkan pertumbuhan keuangan perusahaan
· Meminimalisir resiko keuangan yang mungkin merugikan perusahaan
· Melihat secara jeli peluang perusahaan
Sebetulnya, dalam setiap perusahaan, jabatan direktur bisa
berbeda-beda. Mungkin tidak hanya tiga jabatan yang kita bahas barusan. Ada
perusahaan yang memiliki direktur personalis, direktur pemasaran, bahkan
direktur teknik. Itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing
perusahaan.
Jika setelah membaca seputar tugas direktur keuangan kamu tertarik
menduduki posisi itu, maka kamu harus banyak belajar seputar keuangan
perusahaan dari sekarang. Seperti pembukuan, pembuatan laporan keuangan, dan
lain sebagainya.
Direktur operasional adalah seorang yang
memiliki tanggung jawab terhadap semua kegiatan operasional perusahaan. Hal
tersebut mencakup proses perencanaan hingga pelaksanaan operasional. Dalam
melakukan tugasnya, direktur operasional sangat berkaitan pada bidang
perusahaannya. Misalkan direktur Moda Raya Transportasi atau MRT. Maka tugas
operasionalnya akan berkaitan dengan operasional MRT. Berikut beberapa tugas
dari direktur operasional.
· Membantu tugas-tugas direktur utama
· Bertanggung jawab terhadap seluruh proses operasional, produksi,
proyek hingga kualitas hasil produksi
· Bertanggung jawab terhadap pengembangan kualitas produk maupun
karyawan yang terlibat
· Menyusun stategi dalam pemenuhan target perusahaan, dan cara
mencapai target tersebut
· Mengecek, mengawasi dan menentukan semua kebutuhan dalam proses
operasional perusahaan
· Merencanakan, menentukan, mengawasi, mengambil keputusan serta melakukan
koordinasi dalam hal keuangan untuk kebutuhan operasional perusahaan
· Mengawasi seluruh karyawan dan memastikan mereka menjalankan tugas
sesuai dengan yang diperintahkan
· Membuat laporan kegiatan untuk diberikan kepada direktur utama
supervisor produksi yaitu :
· Merencanakan pengadaan dan permintaan kebutuhan produksi rutin dan
non rutin yang dianggap perlu guna kelancaran proses produksi.
· Mengatur dan mengkoordinasikan semua tugas koordinator produksi
(asisten apoteker) sehingga produksi sesuai rencana kerja dan sesuai prosedur
yang berlaku secara aman, berdaya guna (efektif) dan berhasil guna (efisien).
· Mengatur dan mengawasi pelaksanaan setiap tahapan dalam proses
produksi serta menjamin agar pembuatan obat sesuai dengan prosedur pengolahan
dan pengemasan batch (batch record).
· Bersama sama dengan bagian perencanaan (production planning)
menyusun rencana produksi mingguan dan mengatur agar setiap tahapan pengolahan
sediaan sesuai dengan jadwal rencana yang telah ditetapkan.
· Memantau pelaksanaan setiap pengolahan sediaan sesuai dengan
prosedur yang berlaku.
· Membimbing bawahan dalam bidang teknis.

Comments
Post a Comment